Minggu, 25 Desember 2016

Runtuhnya Fisika Klasik 63

Runtuhnya Fisika Klasik

Jauh sebelum teori dan hukum mengenai fisika modern, kekuasaan hukum Newton tentang interaksi antara dua benda bermassa telah menguasai dunia Fisika. Hukum-hukum gravitasi yang digambarkan dengan baik oleh Newton dengan sangat cermat berhasil menjelaskan setiap gerakan yang ada di dunia. Mulai dari sebuah apel yang jatuh dari atas pohon hingga gerakan matahari yang menjadi titik titik orbit dari planet. Tidak satupun fakta yang menguak kesalahan momentum.

"Matematika yang diwakilkan oleh logika akan mengantarkan
seseorang dari A menuju B dan sebaliknya dari B menuju A,
akan tetapi Imajinasi mengantarkan kita bergerak dari A kemana saja"
Albert Einstein

Pada dasarnya, Newton bukanlah seorang fisikawan, melainkan seorang yang bergelut di dunia matematika, persamaan dan penjabaran hukum Newton berhasil menjawab semua yang terjadi mengenai gerak. dunia fisika saat itu sangat terikat dan terbatasi oleh teori teori klasik yang mengharuskan seseorang bergerak berdasarkan Hukum hukum klasik yang ada, baik itu teori gelombang Maxwell maupun Hukum Newton.

Berbeda halnya dengan Eistein, yang memiliki pandangan dengan ruang lingkup Imajinasi. Hampir tidak satupun orang yang ada di dunia sains saat itu percaya bahwa Hukum Hukum Fisika Klasik belum cukup menjelaskan segalanya. Ada banyak hal yang difikirkan mengenai ketidakmampuan Fisika klasik menjelaskan mengenai batas kecepatan maksimum. Misalnya hukum newton tidak akan pernah memberikan batasan kecepatan untuk setiap benda yang bergerak dengan dengan gaya F. Gaya dengan besaran F akan digunakan oleh benda dengan massa m bergerak dengan percapatan tertentu, sehingga kecepatan benda bergerak akan bertambah seiring dengan waktu.

Berbeda dengan Newton, Einstein percaya bahwa kecepatan maksimum yang dapat dicapai sebuah partikel adalah c, meskipun pada saat itu einstein tidak mengetahui apa itu c, Beliau yakin bahwa ada batasan antara kecepatan yang akan saling berkaitan dengan keadaan pengamat. Hanya berdasarkan Intuisi, Eistein yakin bahwa kecepatan cahaya akan batasan untuk setiap pengamat baik yang bergerak maupun bergerak. Jika bergerak dengan kecepatan cahaya, berdasarkan teori klasik, tidak akan ada bayangan yang akan terlihat dari sebuah cermin yang ikut bergerak.

Einstein juga Newton memberikan hukum yang tidak lengkap mengenai gerakan yang terjadi pada tata surya. Fisikawan Inggris pada saat itu menutup mata mengenai gerak Merkurius yang berlawanan dengan teman temanya yang lain saat mengitari matahari. Ada satu fakta yang miris dalam perkembangan ilmu pada massa Einstein. Rasisme telah menutup mata Fisikawan untuk mempelajari Makalah penganut Yahudi mengenai relativitas khusus. Selain perang yang terjadi membuat Inggris dan Jerman berada pada blok yang berbeda. Ilmuan Jerman mendapat banyak cemooh mengenai pengembangan ilmu pengetahuan untuk menciptakan Senjata pemusnah massal menambah sikap anti pati terhadap pemikiran-pemikiran yang dikemukakan Eistein dan Plank yang juga berasal dari negara yang sama dengan Teori yang hampir sama sulitnya untuk diterima pada masa itu. Sangat sulit untuk dibayangkan kesulitan yang ditemukan Einstein untuk memberitahukan kebenaran kepada dunia pada masa itu.

Eisntein berpendapat bahwa merkurius tidak melakukan kesalahan dan Merkurius juga tetap tunduk pada hukum alam yang gagal dijelaskan oleh Newton. Pendapat yang diambil dari dari hukum Newton mengenai bentuk steady state tata surya disangkal oleh Einstein. Pendapat ini kemudian mendapat perhatian dari seorang Ilmuwan inggris yang nantinya akan membuat Einstein dikenal dan diakui oleh Fisikawan Inggris dan juga membuatnya terkenal hingga saat ini. Edington.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar