Teologi terdiri dari kata “theos” yang berarti Tuhan dan “logos” yang berarti ilmu, jadi theologi ialah ilmu tentang Tuhan atau ilmu Ketuhanan. Maka pokok pembahasan teologi adalah segala sesuatu yang terkait dengan-Nya.[7]
Dalam buku karya juhaja, teologi terdiri dari dua kata “theos” dan “ology”. “theos” dalam bahasa Yunani berarti Tuhan, yang berkenaan dengan ketuhanan. Sedangkan “ology” di petik dari bahasa Yunani “logos” yang berarti percakapan, penilaian, pengkajian, penelitian yang dapat di pahami melalui pembicaraan dan pemikiran manusia.[8]
Selain itu teologi juga di artikan sebagai keseluruhan pengetahuan adi kodrati yang objektif lagi kritis dan yang disusun secara metodis, sistemis dan koheren; pengetahuan ini menyangkut hal-hal yang diimani sebagai wahyu Allah atau berkaitan dengan wahyu itu.[9]
Jadi teologi menurut pemakalah adalah suatu cabang ilmu pengetahuan di mana di dalamnya berkaitan dengan tuhan, dan kebenaran di dapatkan berdasarkan wahyu dari Allah (di sesuiakan dengan agama masing-masing).
Teologi juga diistilahkan dengan ilmu kalam dan ilmu Ushuluddin. Disebut ilmu kalam karena ia membahas tentang kalam Tuhan. Kalam Tuhan adalah firman Tuhan, maka kalam Tuhan itu adalah Al-Qur’an.
Disebut ilmu Ushuluddin karena ia membahas ajaran-ajaran dasar agama seperti masalah keimanan dan keesaan Tuhan. Dari segi istilah, teologi berarti ilmu yang membahas tentang Tuhan dan manusia serta hubungan manusia dengan Tuhan.[10]
Adapun ciri-ciri teologi itu sendiri adalah:
a). Selalu berkaitan denga tuhan
b). Doktrin tetap menjadi elemen signifikan dalam memaknai teologi.
c). Teologi sesungguhnya adalah aktifitas yang muncul dari keimanan dan penafsiran atas keimanan.[11]
Senin, 26 Desember 2016
Definisi teologi 82
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar