Persamaan Teori Fisika Modern Dan Filsafat Hindu
Mundaka Upanisad (Aksara Dewanagari) termasuk dalam Sruti yang merupakan bagian dari Veda, di samping sastra Brahman. Upanisad berisikan ajaran filsafat, meditasi serta konsep ketuhanan. Upanisad disusun dalam jangka waktu yang panjang, yang tertua diantaranya Brhadaranyaka Upanisad dan Chandogya Upanisad disusun pada abad ke-8 SM. Upanishad membagi semua pengetahuan ke dalam dua kategori, yang pertama adalah pengetahuan yang mengarah ke realisasi diri yang disebut Para Vidya (Pengetahuan illahi). Dan yang kedua disebut Apara Vidya atau Pengetahuan tentang dunia material (pengetahuan duniawi). Berdasarkan klasifikasi, ilmu fisika mungkin berada di bawah Apara Vidya. Dalam hal ini, Vasavada berusaha meyakinkan bahwa Fisika Modern sama seperti filsafat Hindu, Para Vidya.
Beberapa ilmuwan yang ikut mencetuskan teori kuantum termasuk Bohr, Schrodinger, Heisenberg dan Bohm, mereka sangat dipengaruhi ide mistis dari Timur. Vasavada mengatakan bahwa beberapa buku telah menjadi bukti, diantaranya buku Fritz Capra yang terbit pada tahun 1970 berjudul 'The Tao of Physics'. Fisikawan Subhash Kak, Amit Goswami, John Hagelin dan beberapa orang lainnya juga telah menerbitkan buku yang berkaitan dengan ide mistis dari Timur.
Bagaimana menjelaskan secara singkat implikasi beberapa teori fisika modern dikalangan non-fisikawan? Menurut Vasavada, fisika yang ditemukan sebelum abad ke-20 dikenal sebagai fisika klasik yang menggambarkan fisika sehari-hari seperti bagian terpenting dalam mekanika, panas, medan listrik, optik, diaman semuanya telah digunakan secara ekstensif dalam teknik dan teknologi. Kemudian pada awal abad ke-20, data eksperimen dan masalah inkonsistensi tertentu memaksa fisikawan menerima dua teori revolusioner, yaitu Teori Kuantum dan Teori Relativitas, dimana fisikawan dipaksa untuk mengubah pandangan tentang alam secara drastis.
Mungkin pada awalnya banyak fisikawan yang enggan memberikan ide klasik, karena dipaksa menganut teori kuantum dan teori relativitas. Alam semesta tidak tercipta dari materi yang kaku seperti batu panas ataupun sejenis meteor. Tingkat atom dan sub-atom terdiri dari benda yang terdiri dari gelombang dan ruang kosong. Jadi sifat solid obyek yang terlihat di sekitarnya menjadi jelas, lebih mendalam lagi bahwa disana terdapat ruang vakum, dimana semua ini mengisyaratkan salah satu ide ilusi yang meliputi seluruh alam semesta.
Disisi lain, partikel fisika modern meyakini beberapa jenis bagian ditangguhkan tanpa ada sifat tertentu sampai terukur. Bagian-bagian ini merupakan waktu yang sama dan dijelaskan melalui fungsi gelombang, superposisi sifat yang secara fisik tampaknya bertentangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar